Bruno Mars-Today My Life Begins

Sometimes songs could inspire you or even motivate you for something new to experience. This song is for all who enter the new page of life. Let’s sing a song 😀

Bruno Mars-Today My Life Begins

I’ve been working hard so long
seems like pain has been my only friend
my fragile heart’s been done so wrong
I wondered if I’d ever heal again

Ohh just like all the seasons never stay the same
All around me I can feel a change (Ohh)

I will break these chains that bind me, happiness will find me
leave the past behind me, today my life begins,
a whole new world is waiting It’s mine for the taking,
I know I can make it, today my life begins

Yesterday has come and gone
and I’ve learned how to leave it where it is
and I see that I was wrong
for ever doubting I could win

Ohh just like all the seasons never stay the same
All around me I can feel a change (ohh)

I will break these chains that bind me, happiness will find me,
leave the past behind me, today my life begins
a whole new world is waiting it’s mine for the taking
I know I can make it, today my life begins

life’s too short to have regrets
so I’m learning now to leave it in the past and try to forget
only have one life to live
so you better make the best of it

I will break these chains that bind me, happiness will find me
leave the past behind me, today my life begins,
a whole new world is waiting it’s mine for the taking
I know I can make it, today my life begins

I will break these chains that bind me, happiness will find me,
leave the past behind me, today my life begins,
a whole new world is waiting it’s mine for the taking
I know I can make it, today my life begins,
today my life begins…

source: http://www.elyricsworld.com/today_my_life_begins_lyrics_bruno_mars.html

We only have one life. Make the best of it !

Hari ini terbesit di pikiran gw untuk men’tweet kalimat ini di twitter..

“There is something feels like a long “Hufffffftt” for every step I’ve been taking 😦 Oh god”

Kata-kata itu kayaknya bukan memberi dorongan positif (mungkin) bagi orang lain but at least that’s what I say as an expression. Setelah 4 tahun menghabiskan waktu sekolah di sekolah kimia ini banyak hal yang tentu udah bikin gw melihat dunia yang mungkin gak diliat banyak orang which is lab and chemie. Maybe bisa gw gambarkan dengan percakapan berikut:

Ade gw : “Kaa, mau minum gak nih es rasa jeruk enaaak loh !! Liat deh 100% mengandung vitamin C, Oreeennn seger“

Gw :”Ah masa? Emang udah dicoba ditambahin zat semacam 2,6-dichlorophenolondophenol yang kalau bereaksi dengan vitamin C akan tereduksi menjadikan larutannya gag berwarna?“

Ade gw: “Hemmmm…“

Gw:  “Emang yakin itu 100% ? Udah dicoba uji secara iodometri? Yang dengan I2 akan terbentuk asam dehidroaskorbik ? Berapa persen tuh dapet kadar vitamin C-nya?“

Ade gw : Hemmmmm

Gw : “Atau udah yakin kalo itu nggak mengandung siklamat?“

Ade gw:  “Siklamat?“

Gw :  “Itu tuh pemanis buatan yang kemanisannya bisa 50x gula biasa. Sejenis senyawa sulfamat yang kalo bereaksi dengan nitrit ngebebasin SO4 2- , yang ditambahin BaCl2 muncul endapan putih, ketauan deh ada siklamatnya atau nggak“

Bla bla bla bla…

Sebelum gw mau masuk sekolah ini, cita-cita gw adalah jadi guru/dosen sastra  Inggris atau interpreter (bayangkan sastra ke kimia, bagaikan sabang-merauke), but then dengan polosnya gw yang belum tau apa-apa tentang kimia masuk ke sekolah ini, dan jeng jeng jeng pupus sudah keinginan gw untuk jadi orang bahasa.

Kadang banyak orang berceloteh dengan pilihan gw saat ini, they say

„Sayang yaa donna masuk smakbo“ dan gw sekedar merespon dengan senyum.

Atau ketemu nyokap temen yang kurang lebih dengan to the poit-nya bertanya  „Lu suka kimia ya?“ Gak juga tante.  „Terus kenapa masuk smakbo?“  Ya begitulah (sebenernya gw males cerita tentang niat sastra gw yang akhirnya milih smakbo*pasti topik memanjang). „Pengennya kuliah?“  Iya tante (pengennya sih jawab, ya iyalah tanteee) „Lu anak pertama ya?“  Iya . „Oh pantes.. (diam sebentar) Orang tua suka gitu sih, suka takut nyekolahin anak“ . (Dear tante, how could you say that? *coba ya tante itu ngomong sambil bilang “no offense loh“  mungkin terdengar lebih ….. )

Ketemu tetangga gw, tante mama Dinda, yang anaknya setahun di bawah gw tapi anaknya ambil aksel dan sekarang udah kuliah Teknik Penerbangan di Bandung  „Don, belum lulus ya? Coba dulu masuk SMA don! Kakaknya Dinda aja udah kuliah di Bandung sekarang keterima SNMPTN undangan. Sayang banget dulu gag SMA don.“

Atau ketemu orang yang bilang  „Don lu cocok loh di HI (hubungan internasional)“

Dan celotehan lainnya (yang kalo dibikin lagu bakal gw kasih judul „Some people say it all“ *dengan refrain-nya lagu Alicia Keys „If I aint got you“), dan itu masuk ke kuping gw selama 1-2 tahun terakhir ini.. Hufffftt (sigh)

Ohh life! Did I take the wrong path ? Pertanyaan ini sempat terlintas dipikiran gw. Padahal emang dulu gw mau masuk sekolah kimia since gw pikir kimia itu bisa masuk ke banyak bidang sebenernya dan memang bisa( pharmacy, mining, environment, oil and gas, manufacture) walaupun hanya di bagian lab. So, I took this.

Desperate tentu aja ada dalam menjalani masa-masa berat di sekolah. Apalagi di saat lu ngeliat temen seangkatan lu di SMA yang sekarang udah kuliah, ditambah lagi kalo orang yang kita gebet sudah melanglangbuana lintas negara untuk menuntut ilmu *itu bagaikan tamparan keras.

Envy dengan mereka? Sebagai manusia tentu rasa envy ada. Gw ngeliat temen-temen gw yang sekolah di SMA negri terbaik di kota gw (padahal dulu gw udah diterima di salah satu SMA negri itu) dengan mudahnya lolos jalur undangan ke PTN, ke yang favoritnya lagi (you knowlah) sedangkan buat sekolah gw, it’s so hard untuk lolos undangan ke univ selain univ negri di Bogor (based on the facts yaa, 1 tahun terakhir ini)..

Memang pernah terbesit  di pikiran gw mungkin kalo gw dulu di SMA negri, gw sekarang kuliah ambil sastra atau HI (yang menurut kebanyakan orang cocok dengan gw). But then I just realised, i couldn‘t go that way! It’s not about passion vs idealism, but for personal reasons I must think about that seriously. Dibilang suka kimia? Gw nggak tergila-gila banget sama kimia (ya suka-suka aja), dibilang sebel, yaa nggak (malah banyak manfaatnya). Orang boleh berceloteh buat kita, tapi nggak serta merta kita langsung hanyut di omongan mereka kan ? *Fase kesadaran 1. They might be right (might be loh), but we are the only who knows it, we are the one who lives our life.. *Fase kesadaran 2

Kalo pernah denger lagunya Bruno Mars yang berjudul „Today my life begins“ (This is really inspiring and motivating, I guess) ada liriknya yang bilang;

Life’s too short to have regrets

So I’m learning now to leave it in the past and try to forget

Only have one life to live

So you better make the best of it

Kata-kata ini cocok untuk temen-temen yang mungkin pernah ngalamin hal yang sama. Gw nggak mengelak bahwa omongan orang lain itu beberapa kali membuat gw melihat 4 tahun lalu yang telah gw lakuin. Apapun bentuk masalah yang kita hadapin,pilihan apapun itu,  emang harusnya kita inget we only have one life, so just make the best of it kan?  *Fase kesadaran 3. Dan lirik lagu di atas sudah cukup memberikan pesan dalam buat kita yang pernah dan nggak lebih bersyukur untuk apa yang kita laluin.Thank You ya mister Mars untuk lagunnya 😀