Inside the Cumulus

Udah lama nggak posting di cumulus, menuangkan isi kepala. Ya ampun dua minggu kemaren sekolah, ujian bikin rambut tambah keriting. Syukur-syukur nggak ampe botak kepala. Untung udah beres, tinggal UN, Ujian Mid Semester, Ujian Praktek, dan naik ke kelas 4.

Sekarang  blog ini udah ganti nama dari cumuluscloud jadi inside the cumulus. Yaa sekedar cuma mau nyari sesuatu yang baru. So, what’s up selama dua minggu ini? Banyak banget sebenernya yang bisa dikeluhin kalau mau ngeluh, tapi buat apa juga dikeluhin yang penting keep moving forward.

Oh iya gara-gara tugas Organik yang dikasih Bu Dwika tentang Trigliserida, cumulus jadi berguna untuk nambah-nambah referensi tentang analisis terhadap berbagai bilangan pada minyak. Thanks buat yang udah baca cumulus, terutama buat temen-temen angkatan 54 yang ngejadiin bahan referensi. Walaupun sebenernya saya ngarepnya bukan cumulus yang jadi referensi, tapi buku yang jadi sumber bahan postingan. Karena bukunya ada di perpustakaan sekolah, yang dijamin nggak bakal kesusahan nyarinya. hhehe.

Walaupun nggak kerasa temen-temen seangkatan saya di SMA sana udah bakalan jadi calon mahasiswi sama mahasiswa dan saya masih nunggu kelulusan di tahun depan. hiks hiks. I miss you all guys dan kalian bakal entah berantah berkelana buat kuliah. Sukseskan SNMPTN!!! Sukseskan UN ya guys!!

Mungkin setiap pilihan kita yang kita ambil saat ini nggak bisa kita ngerti bakal ngebawa kita kemana. Mungkin di saat ini, kita ngerasa ada di tengah-tengah berbagai pilihan, mau ambil A takut salah jalan, mau ambil B apa iya bagus, mau ambil C, 10 tahun lagi gimana dan sebagainya. Nggak bisa dipungkiri lagi, ini pasti kepikiran sama kita-kita yang mau milih hari esok. Tapi semua bisa kita nikmatin asal selalu bersyukur dan berusaha. Pilihan itu semua ada konsekuensinya, semua ada resikonya, yang penting yuuu kita usaha bareng-bareng. Good luck friends !

Analisis Total Pupuk

Di semester genap kelas 3 ini ada pembelajaran tentang Analisis Total Pupuk. Intinya penetapan Analisis Total Pupuk ini bisa kita laluin dengan baik, tapi entah mengapa there was something…..(?)

Ceritanya kita lagi netapin kadar P2O5 dalam pupuk TSP (TripleSuperPhosphate). Cerita tentang pupuk TSP, pupuk TSP itu pupuk buatan yang bahan dasarnya dari batuan Posfat yang didapet di alam.

Dalam analisis total pupuk TSP ini, ada salah satu parameter yang ditetapin, yaitu kadar Posfatnya sendiri sebagai P2O5 .Simplenya, penetapan ini bisa dilakuin dengan dasar kalau Posfat di dalam pupuk itu bisa kita endapin sebagai NH4MgPO4 (amonium magnesium posfat) putih dengan pereaksi pengendap campuran magnesia (MgCl2)  dan ammonium hidroksida (NH4OH, 1:10). pH untuk pengendapan ini harus diperhatiin soalnya Mg(OH)2 bisa ngendap di pH>10, kalau Mg(OH)2 ini ikut ngendap ngaruhnya kan ke kadar (jadi kesalahan positif). Selain itu, untuk keadaan endapan, endapan lebih gampang terbentuk di suhu dingin (es) sambil diaduk pelan, jadi harus didinginin dulu.

Tapi entah apa yang terjadi,  dua kelompok yang ngerjain penetapan ini gagal buat ngendapin. Masa iya pupuk TSP tapi nggak ada posfatnya??? Padahal, nggak ada yang salah (secara prosedur kerja), pereaksi juga keliatannya nggak bermasalah. Waktu kita tanya guru di lab, lah jadi pada bingung juga ibu guru. Hem, apakah salah ngambil sampel?? Eits!!! Jreng jreng itu gue yang nimbang contoh dan ngelarutin contoh!! (bicara dalam hati). Karena pupuk TSP yang udah dihalusin itu warnanya mirip sama semen (ou ou). Nggaklah, nggak mungkin salah kok.  Jadi, menurut Ibu di lab, itu bisa jadi ada kesalahan yang mungkin kurang sempurna di penggerusan contoh sama pelarutan contoh. Yaudah deh ngulang lagi. Thanks buat Ijah sama Ai yang udah susah payah ngulang.

Selain pupuk TSP, yang dianalisis juga pupuk ZA (Zwavelzuur Ammonium) atau Amonium Sulfat sama pupuk Urea. Ada banyak parameter yang bisa dianalisis dari berbagai jenis pupuk ini, mulai dari pH,kadar ammonia bebas, uji biuret,air,dll. Salah satunya kalau buat pupuk ZA yang mengandung 21% N bisa kita analisis caranya mendestilasi contoh dengan NaOH sehingga kita dapetin Nitrogennya dari bentuk (NH4)2SO4 menjadi NH3 kemudian dilanjutin sama penitaran untuk analisis kuantitatifnya.  Begitu juga di pupuk Urea bisa ditetapin kadar nitrogennya.

Sedikit berbagi tentang alat destilasi ini. Di sini ada gambar pas lagi di lab bareng alat destilasi.

Kalau soal di lab, mungkin saya lebih bisa banyak share tentang teknis pengerjaan sama dasar analisis yang dipake untuk analisis kuantitatifnya, soal teori mungkin ada sumber-sumber lain yang bisa mendukung pemahaman analisis ke tahap berikutnya. Semoga berguna.

Ein neue Lab fur ein neue Ehrfahrung

Semester dua ini saya dapet lab baru, yang ini bener-bener lab yang baru. Namanya lab Analisis Jenis (disingkat anjen). Apa yang bakal dilakuin di sini? Di lab anjen ini siswa-siswi baru belajar tentang analisis jenis. It’s still new for me. Karena waktu kelas 2 dan 1 belum belajar ini.

Awal praktek kemaren, masih belajar penilikan rupa terhadap contoh (semacam mengidentifikasi contoh-contoh anorganik gitu dengan beberapa cara uji). Salah satunya belajar uji reaksi nyala contoh yang mengandung unsur-unsur tertentu sehingga waktu dipanaskan pada api ada warna nyala khusus dari zat, jadi bisa diketahui deh ciri khas zatnya. Penjelasan gampangnya, sedikit contoh diambil pake kawat platina dan ketika dipijarkan akan terbentuk warna nyala dari unsur tertentu, seperti NaCl yang memberi warna nyala kuning waktu diuji nyala, SrCl2 memberi warna nyala merah bordo, CuSO4 memberi warna nyala hijau, CaCl2 memberi warna nyala merah bata, BaCl2 memberi warna kuning, KCl memberi  warna lembayung dan masih banyak lagi.

Di sini ada gambar pas lagi ngelakuin uji nyala. Di gambar, kawat platina yang udah dicelupkan ke dalam HCl (salah satu fungsi HCl berfungsi untuk membersihkan kawat) dipijarin di nyala api pembakar.

Setelah itu kawat platina dicelupin ke contoh dan dipijarin lagi di api sampai memberi warna yang tergantung sama unsur yang ada di dalamnya. Misalkan warna hijau dari nyala dari CuSO4.

 

 

 

 

 

 

That’s what I’ve done in the lab. Wish me luck there!

Ein neue Lab fur ein neue Ehrfahrung , A new Lab for a new Experience.

Source: Vogel Analisis Kualitatif