Survei membuktikan : Setelah lulus, kuliah atau kerja ?

Beberapa minggu lalu saya melakukan sebuah survei sederhana pada teman-teman di kelas saya. Bagi sekolah yang menempuh pendidikan 4 tahun seperti SMAKBo dan merupakan sekolah kejuruan, pasti akan sedikit membingungkan mau lanjut kemana setelah lulus, kuliah atau kerja yaaa?

Pak Ino (Beliau salah satu guru senior saya di sekolah) mengatakan bahwa parameter suatu sekolah kejuruan telah dikatakan berhasil adalah apabila hampir seluruh lulusannya diserap oleh lapangan kerja. Berbeda dengan SMA umum, yakni SMA dikatakan telah berhasil meluluskan anak-anak didiknya apabila hampir seluruh lulusannya diterima di bangku kuliah.Saat pertama kali mendengar perkataan Pak Ino saya sempat berpikir apakah itu artinya terlalu susah buat lulusan sekolah kejuruan melanjutkan kuliah sama seperti yang diharapkan anak-anak SMA, yaitu ke perguruan tinggi negeri yang ternama dan bergengsi?

Ternyata pertanyaan saya tersebut terjawab pada tanggal 7 Agustus 2010 lalu, tepatnya dalam acara pelantikan kelulusan angkatan 52. Saya sangat senang ketika menyaksikan pelantikan semua lulusan, ternyata 40 % lulusan mampu melanjutkan ke perguruan tinggi negeri seperti UI, UGM, UNPAD, ITB, IPB dengan pilihan jurusan Kimia, Teknik Pangan dan Gizi dan Teknik Kimia, melanjutkan ke Fakultas kedokteran,atau mendapatkan beasiswa dari Holcim, dan tidak sedikit yang melanjutkan di luar kimia seperti melanjutkan ke STAN (Sekolah Tinggi Akutansi Negara), mengambil jurusan hukum, psikologi, perikanan, statistik, dll. Wah, saya pikir soal mau kuliah itu gak tergantung pada latar belakang sekolah kita aja sih tetapi semua bergantung dengan kita yang mau memanfaatkan waktu 3 atau 4 tahun di sekolah menegah dengan baik buat belajar , berjuang buat masuk kuliah.

Ternyata tidak sekedar cerita mereka yang kuliah aja, bagi lulusan yang melanjutkan kerja pun banyak yang memasuki tantangan baru, salah satunya aja, ada 3 orang lulusan yang bekerja di PT. Aneka Tambang (ANTAM) Maluku Utara, tentunya sebagai analis kimia. Bukankah ini sebuah tantangan yang menarik bagi seseorang yang hanya lulusan setara SMA/SMK untuk bekerja di luar pulau pula. Tapi tentu tantangan yang mereka terima tidak mudah proses rekrutmennya, melewati berbagai macam tes tertulis dan wawancara yang tidak semudah kedengarannya.

Nah, berawal dari pelantikan lulusan ini, saya mencoba survei dari 26 siswa di kelas saya. Hasilnya :
1. Berencana kuliah = 8 orang
2. Berencana kerja = 8 orang
3. Berencana kuliah sambil kerja = 9 orang, dan
4. Berencana menikah = 1 orang ( yang ini agak aneh sih menurut saya ,tapi nggak salah juga sih)

Hasil survei di atas belum termasuk dengan rencana saya. Saya sendiri masih belum tahu, berharapnya sih kuliah, tapi kalaupun kerja dulu jadi analis kimia sepertinya seru. Ahh, tapi masih ada 2 tahun lagi deh buat pikir-pikir dengan kepala dingin. Hhhee šŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s