My Friend Goes to USA

Ka Ester di USA. Love you so much sista ! Wah, gambar yang di samping bukanlah saya, bukan juga saudara kandung atau jauh keluarga saya. Dia adalah kaka kelas saya sekaligus teman saya dan kebetulan saya adalah adik kelasnya. Ester Rahanjenk.

Siapa dia dalam hidup saya?

Orang kesekian yang sangat saya syukuri keberadaannya. Dia, kakak kelas saya yang pergi ke Amerika dalam program AFS students exchange. Terus, kenapa dia harus ada di blog ini? Kali ini bukan kebetulan, saya emang ngaggep Ka Ester sebagai orang yang bisa mewujudkan mimpi saya, Mimpi apa?? Going to America? Bukan tentang sekedar pergi ke Amerika , tapi ngenalin ULOS ke Amerika.

Kenapa ULOS?

Berawal dari kegagalan saya di seleksi program AFS. Sebenarnya kebetulan saya rencananya mau ambil program YES (Youth Exchange Student)sama kaya ka Ester, waktu itu, program itu yang jadi fokus utama saya, saya pikir, pergi ke Amerika 1 tahun. Waktu itu saya ngeliat what a very big chance, going to America! But in fact, I missed the plane to USA, alias gagal di tengah jalan. Waktu saya gagal itu Ka Ester udah dalam status siap berangkat bulan September kalau gag salah. Dia waktu itu banyak ngasih saya motivasi buat tetep semangat ngehadapin seleksi, walaupun akhirnya gagal, but anyway thanks so much sist for the support at that time.

Ka Esterlah yang awalnya kasih tau saya kalau ada pertukaran pelajar semacam AFS ini. Sebenernya akuduluan sih yang nanya. Lah intinya, saya jadi tau dari dia. Sebenernya, kita gag terlalau deket deket banget. Tapi lama-lama jadi deket. Nah, waktu tau saya gagal (saya gagal di seleksi ke 2 waktu itu), Ka Ester tetep support saya.

Intinya adalah, setelah saya gagal, saya mutusin. “Loh gw kan boleh gagal tapi mimpi gw ga bisa gagal gitu aja selagi masih ada kesempatan.” Mimpi membawa ULOS dan memperkenalkan ULOS to the country I like most after Indonesia.

Nah, dengan status Ka Ester sebagai participant pertukaran pelajar yang bakal berangkat, aya  titipin ULOS yang tadinya pengen saya bawa kalau saya bisa ke US. ULOS ini buatan nenek saya (bahasa batak nenek: Ompung, bacanya : opung), karena ompung saya penenun ULOS juga di Sumatra. Nah, di ULOS ini ada nama saya, yang khusus dibuat ompung buat saya jadi ULOS ini the only one gift from my grandma. Di sini deh, saya titipin ke ka Ester ULOS saya itu, gag lupa saya juga kasih kenangan-kenganan ULOS warna oranye ke ka Ester. Makna ULOS sendiri di tanah Batak itu sebagai tanda kasih sayang kita sama orang lain. Gag lupa saya lampirin surat ucapan terima kasih dan lampiran pertanyaan yang saya harap bisa saya tanyain sama orang Amerika langsung kalo saya sampe ke Amerika. Tapi, sumpah !! saya sangat LEBAI. Agak malu  juga sih awalnya sama ka Ester, tapi babat aja deh, yang penting harapan saya sampe, ikutan seleksi AFS kan bukan sekedar mau ke luar negri tapi mencapai tujuan buat Ompung dan tanah Batak.

Wah, dari kegagalan yang satu ini gag gitu aja ngapus semua harapan saya. Walaupun entah kapan golden opportunity like that kind of program would come in my life again. Pesannya failure is not the end of eveything, you just need to be ready when it comes, but for we never know when the right chance comes, we have to be ready everytime.

Thanks so much to ka Ester!

Advertisements

2 thoughts on “My Friend Goes to USA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s